Myhafiezers
Read more: http://myhafiezers.blogspot.com/2012/05/cara-membuat-efek-hujan-di-blog.html#ixzz28L2z92pC

Universitas Gunadarma

Rabu, 16 April 2014

Tulisan – Cara menjaga hubungan baik dengan rekan kerja


NAMA            : AMALIA ANANDA PUTRI
NPM               : 10212676
KELAS           : 2EA20

RABU, 16 APRIL 2014
22:29

Berada di dalam kantor dan menghabiskan sebagian besar waktu di sana tentunya Anda harus bisa berinteraksi dengan baik oleh rekan kerja. Berikut ini beberapa langkah yang bisa Anda ikuti untuk menjalin hubungan baik dengan teman-teman di kantor karena teman yang berada didalam kantor adalah teman satu team kerja ( teamwork) yang bisa atau mendapat membantu untuk menaikan peringkat atau jabatan anda di dalam kantor tapi yang tidak hilang adalah tetap prestasimu (kemampuanmu).
1.      Berikan Senyuman
Tidak ada salahnya melemparkan senyuman dan menyapa rekan kerja Anda setiap harinya begitu sampai dikantor. Karena ini bisa menimbulkan persahabatan atau kekeluarga yang mulai tumbuh atau dibangun dengan sikap ramah kita. dan Bersikap sopan dapat menyenangkan hati semua orang sekaligus memberikan kesan baik atau positive bagi Anda di mata mereka
2.      Rajin Berinteraksi
Lakukan interaksi dengan kolega setiap kali ada kesempatan. Cari tahu apa yang menjadi ketertarikan mereka, misalnya jenis musik yang didengarkan, buku yang mereka baca, atau film yang mereka sukai. Dengan mengetahui hal-hal tersebut bisa jadi pembuka obrolan yang menarik yang dapat nyambung dengan orang itu dalam membicarakan suatu hal. Tapi harap ingat orang pendiam juga dapat asik kok kalau ngobrol atau sebagai tempat memberikan nasehat kepada sang lawan bicara.
3.      Jangan Gampang Tersinggung
Jika rekan kerja melontarkan lelulon tentang Anda, tak perlu langsung marah dan menyerangnya, cukup tertawa saja. Humor bisa membentuk hubungan dengan rekan kerja dan sesekali diperlukan untuk meredakan stres di kantor. Namun, jika lelulon tersebut terasa kelewatan, misalnya melecehkan atau merendahkan, Anda bisa meminta pihak ketiga sebagai penengah. Jika itu yang terjadi, pastikan emosi Anda tetap terkontrol.
4.      Beri Pujian
Sesekali berikan pujian jika rekan kerja Anda berhasil mencapai sesuatu.seperti baru saja memenangkan tender atau memenangkan yang mendapatkan pekerjaan itu dari 100 peserta dengan rekan kerja anda yang mendapatkannya  Akan lebih penting untuk fokus kepada pekerjaan baik yang dilakukan rekan kerja, ketimbang melihat hal-hal negatif yang dia lakukan
5.      Tunjukan Rasa Hormat
Tunjukkan rasa hormat kepada rekan kerja Anda dengan mematuhi etika atau peraturan yang sudah ada didalam kantor atau dengan menanggapi e-mail dan pesan dari rekan kerja. Bila Anda mengabaikan pesan yang diberikan oleh rekan kerja sebagai masukan untuk suatu pekerjaan yang anda tangani, apalagi seputar informasi yang dibutuhkan untuk pekerjaan, dia dapat merasa diremehkan
Jika Anda ingin dihormati oleh rekan kerja yang lain, maka bersikaplah serupa ke mereka. Selalu memberika kesempatan kepada orang lain untuk mengutarakan pendapat, walaupun jika pendapat itu berseberangan dengan Anda atau tidak sesuai dengan pikiran anda. Kalaupun ternyata Anda tidak suka dengan pribadi rekan kerja anda, anda sebaiknya tetap harus bersikap profesional dalam arti tetap dalam lingkungan kantor atau pekerjaan dan jangan campur-adukkan perasaan pribadi dengan kepentingan profesional yang ada atau dituntut untuk menyelesaikan suatu masalah atau anda hadapi di pekerjaan kantor bersama rekan kerja.
6.      Atasi konflik secara profesional
Konflik sangat mungkin terjadi di antara kolega,yang berbeda pendapat, atau rekan kerja termasuk orang yang ingin menang sendiri dalam arti pendapatnya harus selalu didengar tapi karena terjadi di lingkungan kantor, Anda harus bisa mengatasinya dengan sikap profesional. Jika konflik terjadi pada Anda dan seorang rekan kerja, maka atasi berdua saja tanpa mengajak orang lain ikut campur. Coba atasi dulu sendiri dan hindari terburu-buru mengadu ke atasan.
7.      Hindari Topik Tak Nyaman
Saat berbicara dengan rekan kerja, hindari topik yang bisa membuatnya merasa tak nyaman untuk melanjutkan pembahasan soal pekerjaan. Misalnya, topik mengenai agama, kehidupan keluarga, asal usul tentang kehidupan dimasa lalunya dan lain sebagainya. Ketahuilah bahwa ada yang bisa terbuka atau ia tak mau hal itu kembali terulang pada dirinya atau bisa rekan kerja sudah terlalu banyak masalah yang belum terselesaikan dan beberapa orang yang merasa tidak nyaman untuk menceritakan kehidupan pribadi mereka dengan rekan kerjanya.
8.      Jangan Menyebarkan Gosip
Menyebarkan gosip atau rumor mengenai seorang kolega adalah hal yang harus Anda hindari. Jika Anda mendengar gosip dari orang lain, jangan coba-coba untuk menyebarkannya ke orang lain lagi walaupun anda lebih tahu permasalahannya karena sudah diceritakan terlebih dahulu oleh rekan kerja tetaplah berdiam diri karena itu bukan urusan anda, anda diceritakan karena menurutnya anda penjaga rahasia yang baik, pendengar yang setia dan baik dan mampu untuk dipercayai. Informasi yang Anda dengar belum tentu benar dan kalaupun benar, bukan hak Anda untuk menyebarkannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar