Myhafiezers
Read more: http://myhafiezers.blogspot.com/2012/05/cara-membuat-efek-hujan-di-blog.html#ixzz28L2z92pC

Universitas Gunadarma

Rabu, 19 Maret 2014

Tugas Softkill Makalah Kewarganegaraan


Rabu, 19 maret 2014
Jam 20:00

MAKALAH EKONOMI MIKRO
KEGAGALAN PASAR, PENYEBAB DAN SOLUSI

LOGO GUNDAR.jpeg                                                                                            






Amalia Ananda Putri
(102.12.676)
2EA20






BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar belakang masalah
Dengan adanya mata kuliah Teori Ekonomi Mikro mahasiswa akan dapat mengembangkan suatu dasar yang kuat atas adanya suatu konsep-konsep perekonomian pasar, seperti pemahaman tentang hakekat dan metode pembuatan keputusan yang dilakukan oleh konsumen, produsen dan pemerintah, yang harus ditetapkannya untuk memilih di antara sumberdaya yang terbatas, beserta seluruh kendala yang ada, seperti persaingan tidak sempurna. Mahasiswa juga diharapkan akan dapat mengembangkan pemahaman mengenai kerangka institusional perekonomian di dalam sistem ekstrim maupun campuran. Berarti menyangkut analisis cara-cara produsen mengorganisasikan bisnis, peranan serikat pekerja dalam pasar tenagakerja, peranan pajak dalam pilihan-pilihan ekonomi langsung, dan dampak regulasi pemerintah pada keputusan produksi. Mahasiswa juga diharapkan akan dapat menerapkan suatu konsep dasar ekonomi pada situasi-situasi apapun yang dapat berbentuk problematik.
Supaya dapat mencapai hal ini para mahasiswa memerlukan metodologi dasar dan alat analisis yang diperlukan untuk memformulasikan keputusan-keputusan ekonomi. Pada akhirnya mahasiswa akan dapat mengembangkan pemahaman yang lebih baik mengenai peranan ilmu ekonomi (mikro) ke dalam lingkungan sosiologi-politik kita secara lebih nyata Kebalikan dari ekonomi mikro ialah ekonomi makro, yang membahas aktivitas ekonomi secara keseluruhan, terutama mengenai pertumbuhan ekonomi, inflasi, pengangguran, berbagai kebijakan perekonomian yang berhubungan, serta dampak atas beragam tindakan pemerintah (misalnya perubahan tingkat pajak) terhadap hal-hal tersebut.

B. Tujuan
a. melihat pengaruh ekonomi mikro yang disebabkan oleh kegagalan pasar
b. memperoleh solusi adanya kegagalan pasar




BAB II
PEMBAHASAN

A.    Ekonomi Mikro
Ilmu ekonomi mikro (sering juga ditulis mikroekonomi) adalah cabang dari ilmu ekonomi yang mempelajari perilaku konsumen dan perusahaan serta penentuan harga-harga pasar dan kuantitas faktor input, barang, dan jasa yang diperjualbelikan. Ekonomi mikro meneliti bagaimana berbagai keputusan dan perilaku tersebut memengaruhi penawaran dan permintaan atas barang dan jasa, yang akan menentukan harga; dan bagaimana harga, pada suatu barang dan jasa yang ditawarkannya, menentukan penawaran dan permintaan barang dan jasa selanjutnya. Individu yang melakukan kombinasi konsumsi atau produksi secara optimal, bersama-sama individu lainnya di pasar, akan membentuk suatu keseimbangan dalam skala makro; dengan asumsi bahwa semua hal lain tetap sama (ceteris paribus).
Kebalikan dari ekonomi mikro ialah ekonomi makro, yang membahas aktivitas ekonomi secara keseluruhan, terutama mengenai pertumbuhan ekonomi, inflasi, pengangguran, berbagai kebijakan perekonomian yang berhubungan, serta dampak atas beragam tindakan pemerintah (misalnya perubahan tingkat pajak) terhadap hal-hal tersebut.Tinjauan umum Salah satu tujuan ekonomi mikro adalah menganalisa pasar beserta mekanismenya yang membentuk harga relatif kepada produk dan jasa, dan alokasi dari sumber terbatas di antara banyak penggunaan alternatif. Ekonomi mikro menganalisa kegagalan pasar, yaitu ketika pasar gagal dalam memproduksi hasil yang efisien; serta menjelaskan berbagai kondisi teoritis yang dibutuhkan bagi suatu pasar persaingan sempurna. Bidang-bidang penelitian yang penting dalam ekonomi mikro, meliputi pembahasan mengenai keseimbangan umum (general equilibrium), keadaan pasar dalam informasi asimetris, pilihan dalam situasi ketidakpastian, serta berbagai aplikasi ekonomi dari teori permainan. Juga mendapat perhatian ialah pembahasan mengenai `elastisitas produk dalam sistem pasar. Asumsi dan definisi.

B.     Kegagalan Pasar
Dalam ekonomi mikro, istilah "kegagalan pasar" tidak berarti bahwa sebuah pasar tidak lagi berfungsi. Malahan, sebuah kegagalan pasar adalah situasi dimana sebuah pasar efisien dalam mengatur produksi atau alokasi barang dan jasa ke konsumen. Ekonom normalnya memakai istilah ini pada situasi dimana inefisiensi sudah dramatis, atau ketika disugestikan bahwa institusi non pasar akan memberi hasil yang diinginkan. Di sisi lain, pada konteks politik, pemegang modal atau saham menggunakan istilah kegagalan pasar untuk situasi saat pasar dipaksa untuk tidak melayani "kepentingan publik", sebuah pernyataan subyektif yang biasanya dibuat dari landasan moral atau sosial.
Empat jenis utama penyebab kegagalan pasar adalah :
Monopoli atau dalam kasus lain dari penyalahgunaan dari kekuasaan pasar dimana "sebuah" pembeli atau penjual bisa memberi pengaruh signifikan pada harga atau keluaran. Penyalahgunaan kekuasaan pasar bisa dikurangi dengan menggunakan undang-undang anti-trust.
Eksternalitas, dimana terjadi dalam kasus dimana "pasar tidak dibawa kedalam akun dari akibat aktivitas ekonomi di dalam orang luar/asing." Ada eksternalitas positif dan eksternalitas negatif. Eksternalitas positif terjadi dalam kasus seperti dimana program kesehatan keluarga di televisi meningkatkan kesehatan publik. Eksternalitas negatif terjadi ketika proses dalam perusahaan menimbulkan polusi udara atau saluran air. Eksternalitas negatif bisa dikurangi dengan regulasi dari pemerintah, pajak, atau subsidi, atau dengan menggunakan hak properti untuk memaksa perusahaan atau perorangan untuk menerima akibat dari usaha ekonomi mereka pada taraf yang seharusnya.
Barang publik seperti pertahanan nasional dan kegiatan dalam kesehatan publik seperti pembasmian sarang nyamuk. Contohnya, jika membasmi sarang nyamuk diserahkan pada pasar pribadi, maka jauh lebih sedikit sarang yang mungkin akan dibasmi. Untuk menyediakan penawaran yang baik dari barang publik, negara biasanya menggunakan pajak-pajak yang mengharuskan semua penduduk untuk membayar pada barang publik tersebut (berkaitan dengan pengetahuan kurang dari eksternalitas positif pada pihak ketiga/kesejahteraan sosial).
Kasus dimana terdapat informasi asimetris atau ketidak pastian (informasi yang inefisien). Informasi asimetris terjadi ketika salah satu pihak dari transaksi memiliki informasi yang lebih banyak dan baik dari pihak yang lain. Biasanya para penjual yang lebih tahu tentang produk tersebut daripada sang pembeli, tapi ini tidak selalu terjadi dalam kasus ini. Contohnya, para pelaku bisnis mobil bekas mungkin mengetahui bagaimana mobil tersebut telah digunakan sebagai mobil pengantar atau taksi, informasi yang tidak tersedia bagi pembeli. Contoh dimana pembeli memiliki informasi lebih baik dari penjual merupakan penjualan rumah atau vila, yang mensyaratkan kesaksian penghuni sebelumnya. Seorang broker real estate membeli rumah ini mungkin memiliki informasi lebih tentang rumah tersebut dibandingkan anggota keluarga yang ditinggalkan. Situasi ini dijelaskan pertamakali oleh Kenneth J. Arrow di artikel seminar tentang kesehatan tahun 1963 berjudul "ketidakpastian dan Kesejahteraan Ekonomi dari Kepedulian Kesehatan, " di dalam American Economic Review. George Akerlof kemudian menggunakan istilah informasi asimetris pada karyanya ditahun 1970 The Market for Lemons. Akerlof menyadari bahwa, dalam pasar seperti itu, nilai rata-rata dari komoditas cenderung menurun, bahkan untuk kualitas yang sangat sempurna kebaikannya, karena para pembelinya tidak memiliki cara untuk mengetahui apakah produk yang mereka beli akan menjadi sebuah "lemon" (produk yang menyesatkan).

Penyebab Kegagalan Pasar
a.       Kompetisi yang tidak sempurna Sebagai contoh harga di pasar dapat terdistorsi oleh kekuatan-kekuatan pembeli dan penjual berupa monopsoni, monopoli atau dalam kasus lain dari penyalahgunaan dari kekuasaan pasar dimana sebuah pembeli atau penjual bisa memberi pengaruh signifikan pada harga atau keluaran. Individu-individu tersebut dengan kekuatannya (baik uang maupun produk) dapat melakukan pengaturan harga suatu barang atau jasa. Hal ini dapat berimplikasi buruk terhadap pelaku pasar yang lain dan masyarakat yang membutuhkan barang atau jasa tersebut.
Eksternalitas, eksternalitas adalah dampak tidak langsung –baik dampak menguntungkan maupun merugikan- yang ditimbulkan oleh aktivitas ekonomi. Eksternalitas terjadi jika kegiatan ekonomi menghasilkan biaya tambahan atau keuntungan tambahan bagi pihak ketiga yang tidak terlibat langsung dari suatu transaksi kegiatan ekonomi.  Atau  bisa terjadi juga dalam kasus dimana “pasar tidak dibawa kedalam akun dari akibat aktivitas ekonomi didalam orang luar/asing.” Ada eksternalitas positif dan eksternalitas negatif. Eksternalitas positif terjadi dalam kasus seperti dimana program kesehatan keluarga di televisi meningkatkan kesehatan publik. Eksternalitas negatif terjadi ketika proses dalam perusahaan menimbulkan polusi udara atau saluran air. Eksternalitas negatif bisa dikurangi dengan regulasi dari pemerintah, pajak, atau subsidi, atau dengan menggunakan hak properti untuk memaksa perusahaan atau perorangan untuk menerima akibat dari usaha ekonomi mereka pada taraf yang seharusnya. Agar lebih mudah dipahami mungkin dengan contoh produksi rokok dapat mengakibatkan biaya ekstra gangguan kesehatan bagi orang lain yang bukan penjual dan pembeli rokok. Di sisi lain pembangunan hutan wisata akan menghasilkan ekstra keuntungan yaitu ketersediaan oksigen yang lebih baik bagi masyarakat sekitar. Dengan kata lain penjual dan pembeli tidak mengeluarkan uang untuk biaya ekstra ataupun menerima uang dari keuntungan tambahan yang ditimbulkan.Dalam keadaan seperti ini biasanya produk barang dan jasa yang meinumbulkan biaya tambahan kepada masyarakat akan diproduksi secara besar-besaran. Hal ini dapat dimengerti karena penjual dan pembeli tidak perlu menanggung biaya tersebut. Masyarakat atau pihak ketiga lah yang menanggung beban itu. Sebagai contoh kegiatan transaksi tanah yang bertujuan mengkonversi lahan dari lahan pertanian menjadi perumahan atau peruntukan komersial. Kegiatan seperti ini banyak dijumpai. Mengapa? Yang pertama adalah keuntungan ekonomi akibat konversi tersebut. Hal lain adalah pelaku transaksi bebas dari biaya eksternalitas yaitu dampak negatif berupa berkurangnya kualitas lingkungan bahkan ketahanan pangan. Biaya ekstra ini harus ditanggung oleh masyarakat karena tidak dibayar atau dibebankan pada pelaku transaksi. Sebaliknya, konversi lahan pertanian untuk hutan wisata sangat jarang terjadi. Hal ini karena pelaku pasar mengetahui bahwa selain untuk keperluan wisata, kawasan tersebut juga memiliki manfaat lain seperti peningatan kualitas udara dan pencegahan terhadap bahaya banjir. Sementara itu mereka tidak memperoleh keuntungan atau bayaran dari eksternalitas yang dihasilkan dari masyarakat yang diuntungkan. Akibatnya timbul sifat apatis berupa keengganan untuk melakukan transaksi atau kegiatan serupa.
b.      Informasi yang Asimetris atau ketidakpastian (informasi yang inefisien). Informasi asimetris terjadi ketika salah satu pihak dari transaksi memiliki informasi yang lebih banyak dan baik dari pihak yang lain. Atau salah satu pihak yang bernegosiasi di pasar memiliki informasi yang berhubungan dengan barang yang diperdagangkan sementara pihak lain tidak. Ketidaksamaan informasi ini dapat mengakibatkan keuntungan bagi salah satu pihak dan kerugian bagi pihak yang lain. Misalnya seseorang yang berniat menjual tanah, tetapi tidak mengetahui harga transaksi yang terjadi pada beberapa waktu terakhir. Maka si penjual berpotensi mengalami kerugian dibandingkan calon pembeli yang telah memiliki informasi tersebut. Kerugian penjual terjadi akibat tidak dimilikinya informasi yang berakibat ketidakmampuannya untuk memperoleh harga yang adil sesuai kehendak pasar yang efisien. Contoh lainnya, para pelaku bisnis mobil bekas mungkin mengetahui dimana mobil tersebut telah digunakan sebagai mobil pengantar atau taksi, informasi yang tidak tersedia bagi pembeli. Contoh dimana pembeli memiliki informasi lebih baik dari penjual merupakan penjualan rumah atau vila, yang mensyaratkan kesaksian penghuni sebelumnya. Seorang broker real estate membeli rumah ini mungkin memiliki informasi lebih tentang rumah tersebut dibandingkan anggota keluarga yang ditinggalkan. Mengenai hal tersebut George Akerlof menggunakan istilah informasi asimetris pada karyanya ditahun 1970 The Market for Lemons. Akerlof menyadari bahwa dalam pasar seperti itu nilai rata-rata dari komoditas cenderung menurun bahkan untuk kualitas yang sangat sempurna kebaikannya, karena para pembelinya tidak memiliki cara untuk mengetahui apakah produk yang mereka beli akan menjadi sebuah “lemon” (produk yang menyesatkan) atau sebaliknya.[18] Lebih jauh lagi, informasi yang asimetris dapat mengakibatkan biaya transaksi yang lebih tinggi. Biaya ini terjadi karena adanya kebutuhan akan jasa broker atau perantara. Biaya tersebut adalah beban yang harus dibayar untuk kebutuhan informasi mengenai keadaan harga pasar yang sesungguhnya di samping informasi mengenai calon pembeli atau penjual. Kedua kondisi tersebut merupakan potensi penyebab dari inefisiensi pasar yang pada gilirannya akan mengakibatkan kegagalan pasar.
Solusi Kegagalan Pasar
-          Solusi pada makalah kegagalan pasar ini menurut pandangan Islam sebagai berikut:
a.       Larangan Ikhtikar
Ikhtikar dapat diartikan menahan atau menimbun barang, terutama pada saat terjadi kelangkaan dengan tujuan untuk menaikkan harga. Akibat dari ikhtikar ini masyarakat luas akan dirugikan oleh sekelompok kecil yang lain. Sekalipun Islam memberikan kebebasan kepada setiap orang dalam menjual, membeli dan yang menjadi keinginan hatinya, tetapi Islam menentang dengan keras sifat egois yang mendorong sementara orang dan ketamakan pribadi untuk menumpuk kekayaan atas biaya orang lain dan memperkaya pribadi, kendati dari bahan baku yang menjadi kebutuhan rakyat.
Agar harga dapat kembali ke posisi semula maka pemerintah dapat melakukan berbagi upaya menghilangkan penimbuanan ini. Namun tidak termasuk ikhtikar adalah penumpukan yang dilakukan pada situasi ketika pasokan melimpah, misalnya penimbunan atau penahanan pada saat panen besar, dan segera menjualnya pada saat pasar membutuhkan.
b.      Membuka Akses Informasi
Beberapa larangan terhadap praktik penipuan pada dasarnya adalah upaya untuk menyebarkan keterbukaan informasi sehingga transaksi dapat dilakukan dengan sama-sama suka dan adil. Beberapa larangan ini antara lain: talaqi rukhban (membeli barang dengan cara mencegat para penjual di luar kota), bay najasyi (mencakup pengertian kolusi dimana antarpenjual satu dengan yang lainnya melakukan kerja sama untuk menipu konsumen), ghaban fahisy (upaya sengaja untuk mengaburkan informasi sebab penjual memanfaatkan ketidaktahuan konsumen untuk mencari keuntungan yang tinggi. Islam menganggap penipuan dan kecurangan terhadap takaran, timbangan atau kualitas barang sebagai pebuatan dosa.
c.       Regulasi Harga
Menurut Mannan yang dikutip tim P3EI UII regulasi harga harus menunjukkan tiga fungsi dasar :
1)   Fungsi ekonomi yang berhubungan dengan peningkatan produktivitas dan peningkatan pendapatan masyarakat miskin melalui alokasi dan realokasi sumber daya ekonomi.
2)   Fungsi sosial dalam memelihara keseimbangan sosial antara masyarakat kaya dan miskin.
3)   Fungsi moral dalam menegkkan nilai-nilai syariah Islam, khususnya yang berkaitan dalam transaksi ekonmi misalnya kejujuran, keadilan dan kemanfaatan.
Pada dasarnya jika pasar sudah bekerja dengan sempurna, maka tidak ada alasan untuk mengatur tingkat harga. Penetapan harga justru akan mendistorsi harga sehingga akhirnya mengganggu mekanisme pasar itu sendiri. Jadi regulasi harga dapat dilakukan pada situasi tertentu saja.
d.       Peranan Pemerintah dapat melakuakan regulasi harga apabila pasar bersaing tidak sempurna, dan keadaan darurat. Apabila terpaksa menentapkan harga, maka konsep harga yang adil harus menjadi pedoman. Adapun beberapa keadaan darurat diantaranya adalah harga naik sedemikian tinggi di kuar kewajaran, menyangkut barang-barang yang amat dibutuhkan masyarakat, terjadi ketidakadilan.
7.      Peranan Pemerintah dalam Mengontrol Pasar
e.       Untuk lebih menjamin berjalannya pasar secara sempurna sebagaimana fungsinya peran pemerintah sangat penting. Rasulullah SAW sendiri telah menjalankan fungsi sebagaimarket supervisor atau Al-Hisbah, yang kemudian banyak dijadikan acuan untuk peran negara terhadap pasar. Peran pemerintah dalam pasar diantaranya adalah untuk mengatur dan mengontrol pasar serta moral secara umum































BAB III
PENUTUP

A.    Kesimpulan
1.      Penyebab dari kegagalan pasar adalah adanya kompetisi yang tidak sempurna, eksternalitas dan informasi yang asimetris.
2.      Sedangkan solusi mengatasi hal tersebut yaitu dengan adanya larangan ikhtikar, 
membuka akses informasi dan adanya regulasi harga

Eksternalitas, eksternalitas adalah dampak tidak langsung –baik dampak menguntungkan maupun merugikan- yang ditimbulkan oleh aktivitas ekonomi. Eksternalitas terjadi jika kegiatan ekonomi menghasilkan biaya tambahan atau keuntungan tambahan bagi pihak ketiga yang tidak terlibat langsung dari suatu transaksi kegiatan ekonomi.  Atau  bisa terjadi juga dalam kasus dimana “pasar tidak dibawa kedalam akun dari akibat aktivitas ekonomi didalam orang luar/asing.” Dalam khasanah pemikiran ekonomi Islam Klasik, pasokan (penawaran) telah dikenal sebagai kekuatan penting di dalam pasar. Semakin tinggi harga maka semakin banyak pua jumlah barang yang akan dijual.

B.     Saran
Diciptakan pasar persaingan sempurna dengan dibukanya pasar bebas utuk semua negara baik berkembang maupun maju, dan tidak hanya masyarakat yang produktif pada suatu produk saja tetapi masyarakat juga harus mampu menciptakan suatu yang baru dengan teknologi dengan berbagai tahan di semua cuaca atau tahan bantik dll. Dan diciptakan suatu akses internet juga dapat dipakai di semua tempat umum misalnya jalan raya,halte,maupun di kendaraan umum lainnya,dll dengan gratis  






DAFTAR PUSTAKA

Bade, Robin; and Michael Parkin. Foundations of Microeconomics. Addison Wesley Paperback 1st Edition: 2001.
Eaton, B. Curtis; Eaton, Diane F.; and Douglas W. Allen. Microeconomics. Prentice Hall, 5th Edition: 2002.
Frank, Robert A.; Microeconomics and Behavior. McGraw-Hill/Irwin, 6th Edition: 2006.
Friedman, Milton. Price Theory. Aldine Transaction: 1976
Katz, Michael L.; and Harvey S. Rosen. Microeconomics. McGraw-Hill/Irwin, 3rd Edition: 1997.
Kreps, David M. A Course in Microeconomic Theory. Princeton University Press: 1990

Selasa, 08 Oktober 2013

Tugas Softkill prinsip - prinsip dan pengertian koperasi


Nama : amalia ananda putri
Npm : 10212676
Kelas : 2ea20

Se;asa, 8 oktober 2013
23.52

Tugas 2
1.   Prinsip – prinsip dan pengertian koperasi
1.   Hatta
Definisi tersebut sebelumnya sedikit berbeda dengan apa yang dikemukakan oleh Moh. Hatta. Bapak Koperasi Indonesia ini mendefinisikan koperasi lebih sederhana yang mempunayi pinjaman dan pembalikan untuk semua masyarakat dengan jelas, padat, dan ada satu visi dan misi yang dikandung koperasi. Beliau mengatakan:
“Koperasi adalah usaha bersama untuk memperbaiki nasib penghidupan perekonomi bangsa yang berdasarkan tolong-menolong. Semangat tolong-menolong atau gotong royong untuk membantu kehidupan dalam bentuk uang yang disertai kesepakatan didalam koperasi itu sendiri kemudian adanya dorongan oleh keinginan memberi jasa kepada kawan berdasarkan ’seseorang buat semua dan semua buat seseorang lainya

·       UU NO 25 1992
·         Tujuan utama koperasi adalah mewujudkan masyarakat adil makmur serta material dan spiritual berdasarkan Pancasila dan Undang – Undang Dasar 1945.
2. Dalam BAB II Pasal 3 Undang
– undang RI No. 25 Tahun 1992, menyatakan bahwa koperasi bertujuan untuk:

“Memajukan kesejahteraan  para anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya serta ikut membangun tatanan perekonomian nasional dalam rangka mewujudkan masyarakat yang mempunyai pemikiran untuk maju, adil dan makmur berlandaskan Pancasila dan Undang
– undang Dasar 1945”.
Menurut Moch. Hatta, tujuan koperasi bukanlah mencari laba atau rugi laba yang sebesar-besarnya, melainkan melayani kebutuhan bersama demi kemakmuran masyarakat banyak dan wadah partisipasi pelaku ekonomi skala kecil.

Selanjutnya fungsi koperasi tertuang dalam pasal 4 UU No. 25 Tahun 1992 tentang perkoperasian, yaitu:

·        Membangun dan mengembangkan potensi yang dimiliki oleh para anggota dan kemampuan ekonomi anggota pada khususnya serta masyarakat pada umumnya untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosialnya dalam bentuk interaksi untuk semua anggota.
·        Berperan serta aktif dalam upaya memperkuat kualitas kehidupan manusia dan masyarakat setempat.
·        Memperkokoh perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan perekonomian nasional dengan koperasi sebagai gurunya.
·        Berusaha untuk mewujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional yang merupakan usaha bersama berdasar atas azas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi.
·        Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka
·        Pengelolaan dilakukan secara demokrasi
·        Pembagian SHU dilakukan secara adil sesuai dengan jasa masing-masing
·        Pemberian batas jas yang terbatas terhadap modal
·        Kemandirian
·        Pendidikan perkoperasian
·        Kerja sama antar koperasi

3. ILO
Definisi koperasi yang detail dan berdampak internasional diberikan ILO (International Labour Organization) sebagai berikut:
Cooperative defined as an association of persons usually of limited means, who have voluntarily joined together to achieve a common economic end through the formation of a democratically controlled business organization, making equitable contribution to the capital required and accepting a fair share of the risk and benefits of the undertaking.

Dalam definisi ILO tersebut, terdapat 6 elemen yang dikandung koperasi sebagai berikut:
• Koperasi adalah perkumpulan orang-orang (association of persons)
• Penggabungan orang-orang tersebut berdasar kesukarelaan (voluntarily joined together)
• Terdapat tujuan ekonomi yang ingin dicapai (to achieve a common economic end)
• Koperasi yang dibentuk adalah suatu organisasi bisnis (badan usaha) yang diawasi dan dikendalikan secara demokratis (formation of a democratically controlled business organization)
• Terdapat kontribusi yang adil terhadap modal yang dibutuhkan (making equitable contribution to the capital required)
• Anggota koperasi menerima risiko dan manfaat secara seimbang (accepting a fair share of the risk and benefits of the undertaking)


TUGAS SOFTKILL EKONOMI KOPERASI KONSEP KOPERASI


NAMA: AMALIA ANANDA PUTRI
KELAS: 2EA20
NPM:  10212676

Selasa, 8 oktober 2013
23.45

Tugas 1

Pengertian koperasi
Koperasi berasal dari jata co-operation yang menurut Enriques mempunyai pengertian tolong menolong satu sama lain atau saling bergandeng tangan. Arti kerja sama berbeda menurut cabang ilmu antara lain: ilmu ekonomi terapan, ilmu social, aspek hukun dan pandangan anthropologi.

1.   Konsep koperasi barat
Koperasi merupakan organisasi swasta, yang dibentuk secara sukarela oleh orang-orang yang mempunyai persamaan kepentingan, dengan maksud mengurus kepentingan para anggotanya serta menciptakan keuntungan timbal balik bagi anggota koperasi maupun perusahaan koperasi yang mempunyai hak yang sama pada suatu lembaga dalam koperasi didalam negara tersebut

Unsur-unsur Positif Konsep Koperasi Barat
• Keinginan individu dapat dipuaskan dengan cara bekerjasama antar sesama anggota, dengan saling membantu dan saling menguntungkan didalam bidang produksi yang diutungkan lallu berbagi keuntungan lain dengan semua anggota yang ikut serta dalam bidang produksi tersebut
• Setiap individu dengan tujuan yang sama dapat berpartisipasi untuk mendapatkan keuntungan dan menanggung risiko bersama apabila suatu usaha yang gagal maupun tidak gagal
• Hasil berupa surplus/keuntungan didistribusikan kepada anggota sesuai dengan metode yang telah disepakati oleh semua anggota dan para konsumen untuk bidang produksi,pinjam meminjam,dll
• Keuntungan yang belum didistribusikan akan dimasukkan sebagai cadangan koperasi

2.   KONSEP KOPERASI SOSIALIS
Konsep koperasi sosialis adalah koperasi yang dibentuk dengan cara direncanakan dan dikendalikan oleh pemerintah hal ini pemerintah membentuk dengan tujuan merasionalkan produksi untuk merencanakan perencanaan nasional Menurut konsep ini, koperasi tidak berdiri sendiri tetapi merupakan subsistem dari sistem sosialisme untuk mencapai tujuan-tujuan sistem sosialis-komunis dikarenakan pemerintah menciptakan suatu konsep koperasi sosialis ini agar masyarakat dapat berinteraksi didalam koperasi sosialis dengan kosep pencapaian yang dipikirkan oleh pemerintah

Unsure unsur positif dari koperasi sosialis
-    Pemerintah dapat berinteraksi langsung kepada masyarakat untuk mengeluarkan ide agar ide itu dapat berjalan sempurna dengan dukungan masyarakat sekitar
-    Agar masyarakat dapat belajar dari sebuah pengalam dari koperasi sosialis yang dibentuk oleh pemerintah ini

3.   Konsep koperasi negara inodnesia
Konsep koperasi negara indonesia adalah konesp yang dibentuk dengan cara berbeda yaitu mempunyai ciri sendiri yang sangat dominan dengan campur tangan pemerintah dalam membina suatu negara itu dan mengembangkan negara itu sendiri, selain itu negara berkembang untuk meningkatkan kondisi sosial dan perekonomian para anggota di negara itu sendiri

Selasa, 24 September 2013

Lagu yang pantas di nyanyikan pada saat pernikahan

hai guys ini biar kita lebih akrab pake lo gue aja ya hehehe...
nih gue punya lagu lagu yang pantas dinyanyikan pada saat pesta perkawinan kan gak lucu dong kita nyanyiin lagu yang galau??

kalo yang gue denger sih banyak orang yang nyanyiin lagu galau galau seperti:
- firman - kehilangan heloo lo pikir dong itu lagu galau bukan lagu kebahagiaan tapi di lihat dari judulnya itu lohhh kenapa gak sekalian lagunya titi kamal - jablay helloo itu bukan lagu yang pas guys coba deh biar kita gak keliru lagi ..

okeee deh gue kasih yang versi gue
-whitney houston greatest love of all
- afgan - terima kasih cinta
- afgan - bukan cinta biasa
- whitney houston - i will always love you 

1.    "A Dream Is A Wish Your Heart Makes" (from Disney's Cinderella)
2.    "At The Beginning" (Richard Marx & Donna Lewis)
3.    "Beautiful in My Eyes" (Joshua Kadison)
4.    "Beautiful" (Gordon Lightfoot)
5.    "Crazy for You" (Madonna)
6.    "Dreaming of You" (Selena)
7.    "Eternal Flame" (The Bangles)
8.    "Every Breath You Take" (The Police)
9.    "Everything I Do" (Bryan Adams)
10.    "Falling Into You" (Celine Dion)
11.    "Friends" (Elton John)
12.    "Heaven" (Bryn Adams)
13.    "Here We Are" (Gloria Estefan)
14.    "Hero" (Mariah Carey)
15.    "Hold Me" (Whitney Houston & Teddy Pendergrass)
16.    "I Swear" (John Michael Montgomerya)
17.    "If I Never Knew You" (Shanice Wilson & John Secada)
18.    "If" (Bread)
19.    "Just The Way You Are" (Billy Joel)
20.    "Kiss From A Rose" (Seal)
21.    "Let It Be Me" (Everly Brothers)
22.    "Love Me Tomorrow" (Chicago)
23.    "More Than Can Say" (Alias)
24.    "Nothing Gonna Change My Love" (Glenn Medeiros)
25.    "Now and Forever" (Richard Marx)
26.    "Oh, How The Years Go By" (Vanessa Williams)
27.    "On The Wings Of Love" (Jeffery Osborne)
28.    "So In Love With You" (UNV)
29.    "So In Love" (k.d. Lang)
30.    "Songbird" (Fleetwood Mac)
31.    "Take My Breath A Way" (Berlin)
32.    "The One" (Elton John)
33.    "Truly, Madly, Deeply" (Savage Garden)
34.    "When You Believe" (Whitney Houston & Mariah Carey)
35.    "You Are The Sunshine Of My Life" (Stevie Wonder)
36.    "You're Still The One" (Shania Twain)



Lagu klasik adalah lagu yang bisa dikatakan untuk sepanjang masa. Biasanya lagu klasik ini digunakan untuk pembukaan atau acara prosesi orang tua dan pengantin.
1.    "A Whole New World" Peabo Bryson & Regina Belle)
2.    "As Time Goes By" (from Casablanca)
3.    "At Last" (Etta James)
4.    "Because You Loved Me" (Celine Dion)
5.    "Can You Feel The Love Tonight" (Elton John)
6.    "Can't Help Falling In Love" (Elvis Presley)
7.    "Chances Are" (Johnny Mathis)
8.    "Close To You" (the Carpenters)
9.    "Could I Have This Dance?" (Anne Murray)
10.    "Endless Love" (Diana Ross & Lionel Richie)
11.    "From This Moment" (Shania Twain & Brian Adams)
12.    "I Finally Found Someone" (Barbara Streisand & Bryn Adams)
13.    "I Will" (The Beatles)
14.    "It Had To Be You" (Harry Connick, Jr.)
15.    "Love Theme To Romeo & Juliet" (from Zeffirelli's Romeo and Juliet)
16.    "One Moment In Time" (Whitney Huston)
17.    "The Best Is Yet To Come" (Frank Sinatra)
18.    "Tonight I Celebrate My Love For You" (Roberta Flack & Peabo Bryson)
19.    "Unforgettable" (Nat King Cole)
20.    "Wedding Song (There Is Love)" (Captain & Tennille)
21.    "Wedding Song (There Is Love)" (Petula Clark)
22.    "When I Fall In Love" (Nat King Cole)
23.    "Wonderful World" (Louis Armstrong)
24.    "You Are So Beautiful" (Joe Cocker)

dll thank you :):) sudah membaca hehehe byee

Rabu, 04 September 2013

teman yang baik

teman yang baik itu gampang gampang susah ya... tergantung kitanya juga mau melakukan atau tidak??

guys kita kalo nyari teman itu so pasti GAMPANG kna kenalan dimana aja juga bisa yang susah itu MEMPERTAHANKANNYA.

teman yang baik itu harus berani mengatakan yang sejujurnya walau itu pahit..
teman yang baik itu tidak hanya jadi pendengar yang baik tp akhirnya ngegosipin kita dari belakang  tp dia bisa menjaga rahasia temannya yang 1 dengan yang lain..
teman yang baik itu mengajak kita pada hal hal yang baik/positive misalnya teman kita jarang sholat kita beri motivasi tentang sholat dan ajak dia sholat apa sholat itu jelaskan dengan dia dll
teman yang baik ada disaat senang sedih mapun susah
teman yang baik tidak mengiginkan sebuah traktiran dalam arti dia mendekati kita hanya karna uang dalam bentuk traktiran,dll
teman yang baik akan mengajak kita kerumahnya maksudnya kita selalu diajak sama orang bersangkutan main kerumahnya supaya kenal dengan keluarganya dan tidak membawanya ke tempat yang tidak tidak....
teman yang baik juga bisa mengajarkan kita sebuah kehidupan dalam arti bagaimana hidup yang sehat untuk mencapai sesuatu keberhasilan...
teman yang baik juga bisa menjadi keluarga...

mungkin ini saja yang bisa saya post semoga bermanfaat salam pertemanan kawan :') senang berkenalan denganmu dan sudah mampir ke blog saya